• 0341-564556, 581037

  • sma@dempoku.com

UAS 2017
Kenaikan Isa-Al'masih 25 Mei2017
COMING SOON
Dempo Concert 19 Mei 2017

Sistem Kredit Semester

Sistem Kredit Semester (SKS) adalah sistem penyelenggaraan program pendidikan yang peserta didiknya menentukan sendiri beban belajar dan mata pelajaran yang diikuti setiap semester pada satuan pendidikan. Beban belajar setiap mata pelajaran pada Sistem Kredit Semester (SKS) dinyatakan dalam satuan kredit semester (sks). Beban belajar satu satuan kredit semester (sks) meliputi satu jam pembelajaran tatap muka (TM), satu jam penugasan terstruktur (PT), dan satu jam kegiatan mandiri tidak terstruktur (KMTT). Dalam proposal ini “Sistem Kredit Semester” disingkat dengan “SKS” dan “satuan kredit semester” disingkat dengan “sks” (Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 81A Tahun 2013).


Panduan Pembelajaran

  • Pembelajaran menggunakan pola on/off yaitu penjadwalan pembelajaran yang memungkinkan peserta didik memilih atau tidak memilih mata pelajaran tertentu pada semester tertentu.
  • Peserta didik wajib melaksanakan kegiatan pembelajaran yang terdiri dari kegiatan tatap muka (TM), kegiatan penugasan terstruktur (PT), dan kegiatan mandiri tidak terstruktur (KMTT).
  • Pembelajaran tatap muka (TM) merupakan kegiatan pembelajaran yang berupa proses interaksi antara peserta didik dengan guru; strategi pembelajaran berupa ekspositori seperti ceramah interaktif, presentasi, diskusi kelas, diskusi kelompok, pembelajaran kolaboratif dan kooperatif; dapat juga dilakukan dengan strategi diskoveri inkuiri seperti: demonstrasi, tanya jawab, atau simulasi; kegiatan tersebut dicantumkan dalam jadwal pelajaran.
  • Pembelajaran penugasan terstuktur (PT) yaitu kegiatan pembelajaran yang berupa pendalaman materi pembelajaran oleh peserta didik yang dirancang oleh guru untuk mencapai standar kompetensi. Waktu penyelesaian penugasan terstruktur ditentukan oleh guru. Misalnya tugas menyelesaikan soal-soal latihan yang terdapat di modul, tugas menganalisis suatu masalah yang disampaikan oleh guru. Penugasan terstruktur dilaksanakan di dalam kelas setelah pembelajaran tatap muka. Kegiatan penugasan terstruktur dirancang dan dicantumkan dalam jadwal pelajaran meskipun alokasi waktunya lebih sedikit dibandingkan dengan kegiatan tatap muka. Kegiatan tugas terstruktur merupakan kegiatan pembelajaran yang mengembangkan kemandirian belajar peserta didik, guru berperan sebagai fasilitator, tutor, dan teman belajar.
  • Kegiatan mandiri tidak terstruktur (KMTT) merupakan kegiatan pembelajaran yang berupa pendalaman materi untuk peserta didik dan dirancang guru untuk mencapai kompetensi; kegiatan tersebut tidak dicantumkan dalam jadwal pembelajaran.
  • Kegiatan semester pendek atau klinik belajar dilaksanakan hanya untuk perbaikan nilai bagi mereka yang belum mencapai ketuntasan mata pelajaran sampai akhir semester. Ketentuan tentang semester pendek sebagai berikut:
    • Program semester pendek hanya diberikan kepada peserta didik yang belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) pada mata pelajaran yang ditempuh sebelumnya. Berlaku mulai semester 1 dan seterusnya dan untuk semua mata pelajaran dengan pencapaian nilai kurang dari 7.5,
    • Nilai maksimum peserta program semester pendek untuk semua mata pelajaran 7.5,
    • Jadwal pelaksanaan semester pendek diatur tersendiri sesuai kalender akademik yang diterbitkan setiap awal tahun ajaran,
    • Peserta semester pendek wajib mendaftarkan diri ke Bagian Kurikulum melalui guru Pembimbing Akademik (PA),
    • Guru mata pelajaran wajib memberikan layanan semester pendek jika terdapat peserta didik yang terdaftar sebagai peserta semester pendek,
    • Jumlah pertemuan 8 jam tatap muka untuk setiap mata pelajaran (sudah termasuk remedial teaching dan penilaian UAS),
    • Biaya pelaksanaan program semester pendek dibebankan kepada orang tua peserta didik yang besarnya diatur oleh sekolah.

Bagikan :

Artikel Terbaru
File Download
Polling
Apakah informasi di website kami sudah lengkap..?

Legkap
Cukup Lengkap
Kurang Lengkap