Seminar Penanggulangan Bencana Kebakaran di SMA Katolik St. Albertus Malang

Oleh: Darline Gabriela XI-B.1/02

Pendidikan di Indonesia pada umumnya jarang memerhatikan pengetahuan terkait tanggap bencana kebakaran, padahal kemampuan ini sangat penting untuk keselamatan. Uniknya, SMA Katolik St. Albertus Malang peka terhadap kebutuhan tersebut, sehingga setiap tahunnya sekolah secara konsisten mengadakan sosialisasi dan pelatihan tanggap bencana. Kegiatan ini bertujuan agar para siswa-siswi memahami tindakan pertama yang harus dilakukan ketika menghadapi bencana alam, sesuai dengan amanat Undang-Undang Indonesia No. 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana.
Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan warga sekolah terhadap bencana, SMA Katolik St. Albertus Malang menyelenggarakan Seminar Penanggulangan Bencana Kebakaran pada Jumat, 26 September 2025. Kegiatan ini diikuti oleh siswa-siswi kelas XI, serta beberapa guru pembimbing dengan tujuan memberikan pemahaman mendalam mengenai pencegahan dan penanganan kebakaran sejak dini.
Seminar ini menghadirkan narasumber dari Pemadam Kebakaran Kota Malang yang memberikan materi mengenai bahaya kebakaran, faktor penyebab, serta langkah-langkah penanggulangan yang benar. Para pemateri menjelaskan bahwa kebakaran sering kali terjadi akibat kelalaian kecil, seperti penggunaan listrik berlebihan, korsleting, hingga kurangnya kewaspadaan terhadap bahan-bahan mudah terbakar.
Selain pemaparan materi, peserta seminar juga mengikuti simulasi penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Dalam sesi praktik ini, siswa diperkenalkan pada bagian-bagian APAR, cara memegang yang benar, dan teknik memadamkan api dengan metode PASS (Pull, Aim, Squeeze, Sweep). Sesi ini menjadi pengalaman yang bermanfaat karena memberikan gambaran nyata mengenai cara menghadapi keadaan darurat.
Pihak sekolah berharap kegiatan seperti ini mampu meningkatkan kesadaran serta kemampuan seluruh warga sekolah dalam mengantisipasi potensi kebakaran. Kepala sekolah menegaskan bahwa SMA Katolik St. Albertus Malang berkomitmen membangun lingkungan yang aman, disiplin, serta peduli terhadap keselamatan bersama.
Melalui seminar ini, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga kesadaran bahwa kesiapsiagaan adalah kunci utama dalam mengurangi risiko bencana. Diharapkan seluruh warga SMA Katolik St. Albertus Malang dapat bertindak cepat, tepat, dan aman ketika menghadapi situasi bencana.


