Purnawiyata SMA Katolik St. Albertus (SMA Dempo) 2025: 378 Lulusan Bertabur Prestasi, Jadilah Api Hidup yang Menyinari Seluruh Dunia

Oleh : Sylvana Novilia Sumarto
Sabtu, 10 Mei 2025 menjadi hari penuh sukacita di SMA Katolik St. Albertus (SMA Dempo) Malang. Di pagi yang hangat itu, 378 siswa resmi dikukuhkan sebagai lulusan angkatan 2025 dalam acara Purnawiyata yang sarat makna. Dengan mengusung tema “Jadilah Api Hidup yang Menyinari Seluruh Dunia,” dalam balutan nuansa Sulawesi, acara ini mengajak para lulusan untuk tidak hanya berprestasi, tetapi juga menjadi cahaya bagi sesama.
Api Hidup yang Membawa Harapan
Dalam pidato sambutannya, Br. Antonius Sumardi, O.Carm. (Bruder Mardi), menyampaikan pesan mendalam kepada para lulusan,
“Api hidup tidak selalu besar atau mencolok. Kadang, ia hanya berupa percikan semangat yang kecil dan muncul saat kita peduli, saat kita ingin menjadi lebih baik, atau saat kita memilih untuk tidak menyerah meskipun dunia terasa berat. Tetapi dengan adanya percikan itulah, bila dijaga dan diberi ruang, bisa menjadi nyala yang menerangi bukan hanya diri sendiri, tetapi juga orang lain.”
Pesan ini menjadi pengingat bahwa setiap langkah kecil yang dijalani dengan ketulusan dapat menyalakan harapan bagi banyak orang.
Prestasi yang Menyala
Tema “api hidup” terasa nyata dalam prestasi para lulusan. Tahun ini, 41 siswa lolos SNBP, 34 siswa diterima di kampus luar negeri termasuk Nanyang Technological University (NTU) Singapura, dan 5 siswa berhasil meraih beasiswa 100% ke perguruan tinggi dalam negeri dan luar negeri. Tidak hanya itu, ada juga yang mewakili Indonesia di International Economics Olympiad (IEO) Azerbaijan atas nama Panji Andika Saputra Wijaya. Prestasi ini adalah percikan api semangat yang kelak akan membesar dan menyinari lebih banyak orang.
Nuansa Bahagia dan Haru Mewarnai Purnawiyata 2025
Andaikan saat itu datang
Kami ‘tak ada menemani
Aku ingin engkau mendengar
Nyanyianku di sini
Sedikit demi sedikit
Engkau akan berteman pahit
Luapkanlah saja bila harus menangis
Anakku, ingatlah semua
Lelah ‘tak akan tersia
Usah kau takut pada keras dunia
Momen paling emosional adalah ketika seorang siswa menyanyikan lagu dari original soundtrack film Jumbo bersama dengan kedua orang tuanya. Pesan tersebut membawa pesan yang mendalam bagi putra-putri yang baru saja lulus. Memberi nasehat untuk selalu menjadi kuat dan pemberani dalam menghadapi dunia. Iringan air mata haru mengalir dan gema tepuk tangan di akhir lagu—semuanya berpadu dalam rasa syukur. Para orang tua yang hadir pun ikut larut dalam suasana.
Tak hanya itu, kehadiran alumnus dr. Eric Rahardi, SpPD, FINASIM memberi sentuhan istimewa. Sosok yang lulus 25 tahun silam itu menjadi pengingat bahwa alumni DEMPO selalu punya peran penting dalam masyarakat, seperti api hidup yang menyinari seluruh dunia. Pidato dari alumni ditutup apik dengan nyanyian merdunya “Kamu sangat berarti. Istimewa di hati. Selamanya rasa ini. Jika tua nanti. Kita t’lah hidup masing-masing. Ingatlah hari ini…”
Tak hanya itu, prosesi serah terima kartu IKESA secara simbolis dari wakil ketua IKESA DEMPO, Bapak Arie Prasetyo kepada perwakilan lulusan, Caitlyn Elizabeth Wijaya, turut menegaskan ikatan kekeluargaan DEMPO yang tak lekang oleh waktu.
Menyinari Dunia
Kini, 378 lulusan SMA Dempo angkatan 2025 siap melangkah ke masa depan. Dengan api semangat, doa, dan persaudaraan, mereka diharapkan tidak hanya sukses secara pribadi, tetapi juga menjadi suluh yang memberi terang bagi keluarga, masyarakat, bangsa, bahkan dunia.
Purnawiyata SMA Dempo 2025 bukan sekadar akhir masa sekolah, melainkan awal perjalanan selanjutnya. Dengan tema “Jadilah Api Hidup yang Menyinari Seluruh Dunia,” setiap lulusan dipanggil untuk menjadi cahaya yang menghangatkan, membimbing, dan memberi harapan di manapun mereka berada.


