Tali Kasih DEMPO 2026 : “Lux Caritatis”

Oleh: Arabella Conchita Milana Bannelimbong X-6/03
Sabtu, 9 Mei 2026 merupakan hari yang bermakna bagi kami para Dempoers karena kami telah mengunjungi suatu panti jompo yang terletak di Kabupaten Malang dan panti jompo yang kami kunjungi ialah Panti Jompo Yayasan Tabur Tuai. Kegiatan yang bermakna ini kami beri tema “Lux Caritatis” yang berarti terang dalam kasih. Kami mengambil tema ini dengan harapan kami dapat lebih peka kepada sesama kami dan dengan harapan kami dapat menerapkan salah satu perintah Allah yang terdapat pada Injil Matius 5:16 yang berbunyi “Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.” Injil ini mengajak kita untuk berbuat baik kepada sesama tanpa memandang siapa mereka dan dari mana mereka berasal. Karena dengan begitulah, kita telah memuliakan Allah melalui perbuatan kita dengan sesama. Pelaksanaan kegiatan ini dimulai dengan pengumpulan donasi untuk opa dan oma yang ada di panti tersebut. Kami membuka dua jalur donasi yakni secara luring dan daring. Dari hasil pengumpulan donasi, kami olah menjadi barang-barang keperluan opa dan oma. Lalu, kami memulai acara dengan menyapa opa dan oma yang tinggal di panti jompo tersebut. Kami melihat betapa bahagianya mereka karena kami datang untuk mengunjungi mereka.
Setelah kami menyapa mereka, kami melanjutkan kegiatan tersebut dengan ice breaking senam bersama. Kegiatan ini berlanjut dengan acara games. Pada sesi ini kami mengajak opa dan oma untuk menyusun bola sesuai dengan warnanya. Kegiatan ini kami berikan dengan tujuan agar opa dan oma yang tinggal di sana dapat mengasah daya ingat serta agar opa dan oma juga merasa terhibur dengan games yang telah kami siapkan dengan penuh kasih untuk mereka. Kami tidak hanya mengasah daya ingat opa dan oma, namun kami juga mengasah kemampuan motorik mereka dengan cara menginstruksikan cara membuat bunga dari kawat bulu yang sudah disediakan oleh para panitia kami. Setelah merangkai bunga, kami kembali menginstruksikan mereka untuk menghias pot untuk bunga yang telah mereka rakit sendiri dengan menggunakan cat akrilik. Setelah karya mereka selesai di rakit, kami mengadakan sebuah pameran kecil yang bertujuan untuk mengapresiasi karya yang telah mereka rakit dengan sukacita. Acara ini ditutup dengan sesi penyerahan sembako untuk opa dan oma yang tinggal di sana. Dengan berakhirnya acara ini semoga kami bisa menjadi terang dunia dengan cara menjadi sumber sukacita bagi mereka. Dari kegiatan ini juga kami belajar bahwa kedatangan kami yang sederhana sudah cukup untuk membuat mereka bahagia.



