Bimbingan Teknis: Penguatan Pendidikan Unggul Literasi, Numerasi, Sains dan Teknologi Pendidikan
Oleh : Enny D. Wardani
Latar Belakang
Dalam rangka mewujudkan kurikulum yang responsif terhadap tantangan abad ke-21, Dinas Pendidikan Provinsi menyelenggarakan kegiatan pendampingan implementasi Kurikulum Merdeka (KM) bagi satuan pendidikan. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi guru dalam bidang literasi, numerasi, dan teknologi pendidikan, serta mendorong terciptanya pembelajaran yang relevan dan bermakna.
Hari 1: Senin, 29 September 2025
Pembukaan dan Orientasi Program
Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Kepala Dinas Pendidikan yang menyampaikan kebijakan strategis dalam penguatan literasi, numerasi, dan teknologi pendidikan. Beliau menekankan pentingnya peran guru dalam menciptakan pembelajaran yang adaptif dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik. Selanjutnya, Kepala Bidang PPSMA memberikan orientasi program secara detail, termasuk tujuan, capaian, dan mekanisme kegiatan.
Prinsip dan Strategi Pembelajaran dalam Pembelajaran Mendalam (Deep Learning)
Sesi ini dipandu oleh Nur Laily, S.Pd., yang memaparkan prinsip-prinsip dasar dan pengalaman belajar dalam Kurikulum Merdeka. Peserta juga diperkenalkan dengan strategi pengembangan kegiatan kokurikuler yang terintegrasi dengan pembelajaran intrakurikuler. Materi ini menjadi dasar bagi peserta dalam menyusun perencanaan pembelajaran yang holistik.
Praktik Penyusunan Perencanaan Pembelajaran
Pada sesi malam, peserta langsung mempraktikkan penyusunan perencanaan pembelajaran intrakurikuler dan kokurikuler sesuai dengan kerangka Kurikulum Merdeka. Dengan pendampingan narasumber, guru-guru berlatih merancang kegiatan pembelajaran yang memadukan aspek literasi, numerasi, dan teknologi.
Hari 2: Selasa, 30 September 2025
Kebijakan Implementasi Pembelajaran Mendalam (PM) dan Koding & Kecerdasan Artifisial (KKA)
Dr. Taufiq Damarjati, M.T., dari Puskurjar Kemendikdasmen, hadir sebagai narasumber kebijakan implementasi PM dan Kompetensi Kepala Abad 21 (KKA). Beliau menjelaskan pentingnya integrasi KKA dalam pembelajaran untuk mempersiapkan peserta didik menghadapi dinamika global.
Penerapan KKA dalam Pembelajaran Berbasis Projek
Reti Veri Anita, S.Kom., M.CS., dari BBGTK Provinsi Jawa Timur, memandu peserta dalam menerapkan KKA melalui pembelajaran berbasis projek (PjBL). Peserta diajak untuk memahami bagaimana mengintegrasikan kolaborasi, kreativitas, komunikasi, dan berpikir kritis dalam desain projek.
Simulasi dan Praktik KKA di Kelas
Sesi ini memberikan pengalaman langsung kepada peserta dalam mensimulasikan penerapan KKA di lingkungan kelas. Melalui studi kasus dan role play, guru-guru berlatih merancang dan menerapkan strategi pembelajaran yang mendukung pengembangan kompetensi abad 21.
Pemanfaatan Teknologi Digital dalam PM
Anim Hadisusanto, M.Pd., memaparkan pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung implementasi KM. Peserta juga berpraktik menggunakan berbagai platform digital yaitu Liveworksheet.com untuk meningkatkan efektivitas dan interaktivitas pembelajaran.
Hari 3: Rabu, 1 Oktober 2025
Prinsip dan Praktik Asesmen Formatif dan Sumatif
Damari, M.Pd., menyampaikan materi mengenai prinsip asesmen formatif dan sumatif yang relevan dengan KM. Peserta kemudian berlatih menyusun rubrik dan instrumen asesmen yang dapat digunakan untuk menilai perkembangan belajar peserta didik secara komprehensif dan terukur.
Penyusunan RTL dan Komitmen Sekolah
Zaenal Arifin, M.Pd., memandu peserta dalam menyusun Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang akan diterapkan di masing-masing sekolah. Beberapa perwakilan sekolah mempresentasikan RTL mereka, disusul dengan komitmen bersama untuk mengimplementasikan hasil pelatihan.
Penutupan
Kegiatan ditutup dengan evaluasi dan umpan balik dari peserta. Secara umum, peserta menyampaikan apresiasi atas materi yang relevan dan metode pelatihan yang interaktif. Diharapkan melalui kegiatan ini, guru dapat lebih siap dan terampil dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka yang berorientasi pada masa depan.
Previous


