SMA Katolik St. Albertus mengajarkan beberapa macam bahasa asing yaitu bahasa Inggris, Jerman, Jepang, dan Mandarin. Selain kegiatan pembelajaran bahasa asing di kelas, sekolah memberikan kesempatan untuk belajar langsung di negara lain. Pada kesempatan studi tur kali ini, dibuka dua negara yaitu Jepang dan China. Hal itu dilakukan berdasarkan survei sebelumnya yang diedarkan ke siswa-siswi dan dua negara dengan suara terbanyak terpilih.
Banyak hal baik yang bisa dipelajari dari pembelajaran bahasa asing selain bahasanya itu sendiri. Dalam pembelajaran Bahasa Jepang, budaya juga diajarkan kepada peserta didik, misalnya budaya disiplin atau menghargai waktu, menjaga kebersihan, ramah, dan lain-lain. Dari budaya tersebut, Jepang menjadi salah satu negara maju di dunia. Bangsa Jepang juga memberikan banyak kesempatan untuk studi di Jepang, dalam bentuk program beasiswa ataupun biaya mandiri.
Saat libur Natal, sebanyak 22 peserta didik SMA Katolik St. Albertus (Dempo) Malang mengikuti kegiatan studi tur Jepang selama delapan hari yaitu hari Senin, 15 Desember hingga Selasa, 23 Desember 2025. Peserta studi tur Jepang berasal dari kelas X, XI, dan XII. Beberapa kota dikunjungi antara lain Osaka, Kyoto. Kegiatan ini dilakukan bekerjasama dengan sekolah bahasa Jepang yaitu Osaka Bunka Kokusai Gakkou (OBKG).
Osaka adalah kota terbesar ketiga setelah Tokyo dan Yokohama. Osaka terkenal dengan kulinernya yaitu takoyaki dan okonomiyaki. Orang Osaka umumnya lebih bersikap terus terang, terbuka, dan lebih memiliki banyak humor dibandingkan orang Jepang pada umumnya. Di Osaka, kami mengunjungi tempat-tempat terkenal seperti Osaka Castle, Glico Man, Umeda, The Osaka Museum House, Universal Studio Japan, dan banyak tempat terkenal lainnya. Selain itu, siswa dapat mempelajari budaya Jepang seperti memakai yukata.
Dalam kesempatan studi tur Jepang ini, peserta didik berkunjung ke Universitas di Jepang yaitu Osaka Bunka Kokusai Gakkou (OBKG), Osaka Sogo College and Design, dan Otemon Gakuin University. Kegiatan yang dilakukan adalah percakapan sederhana dalam bahasa Jepang, kaligrafi (shodo), bermain karuta (kartu huruf), berdiskusi dengan siswa dan mahasiswa dari sekolah universitas, serta school tour.
Selain Osaka, siswa juga mengunjungi Kyoto. Kyoto dulu adalah ibukota Jepang selama lebih dari 1000 tahun. Kyoto memiliki kekayaan tradisi yang luar biasa, kuil-kuil yang menakjubkan, serta alam yang indah. Di Kyoto, kami mengunjungi beberapa tempat yaitu: Kiyomizudera dan Fushimi Inari. Fushimi Inari adalah kuil Shinto yang terkenal dengan senbon torii (1000 gerbang torii berwarna merah terang) yang sangat populer baik di kalangan turis lokal maupun mancanegara. Kiyomizudera mempunyai arti kuil air suci. Kuil ini terletak di tempat yang tinggi, sehingga dapat terlihat pemandangan Kyoto yang indah.
Peserta studi tur tiba di Indonesia pada hari Selasa, 23 Desember 2025. Ada banyak cerita dan pengalaman baik yang didapat. Semoga juga menambah semangat mereka untuk mempelajari bahasa asing, khususnya bahasa Jepang. Semoga di tahun-tahun berikutnya ada kesempatan lain untuk siswa mempelajari bahasa dan budaya di negara lain sehingga semakin membuka wawasan dan memperkaya pengalaman mereka.








