Mendampingi Peserta Didik di Masa Pandemi

Mendampingi Peserta Didik di Masa Pandemi

Rabu 2 September 2020, telah diadakan pelatihan bagi para guru SMA Katolik St. Albertus Malang dengan tema “Mendampingi Peserta Didik di Masa Pandemi”. Pelatihan yang terselenggara bertujuan meningkatkan serta mengembangkan wawasan profesionalitas para guru terlebih menjawab tantangan dunia pendidikan di era new normal. Bersama dengan 2 dosen jurusan Bimbingan dan Konseling Universitas Negeri Malang sebagai narasumber, pelatihan berlangsung dari pukul 08.00 hingga pukul 13.00.
Adapun materi yang dipaparkan dalam pelatihan meliputi metode penerapan sistem pembelajaran daring di masa pandemi, karakter anak usia remaja, dan overview tentang ilmu kesehatan mental. Dalam pelatihan yang berlangsung, diungkapkan pula berbagai macam kasus yang terjadi, misal banyaknya siswa yang merasa tertekan ketika pandemi berlangsung karena harus berada di rumah terus menerus. Juga banyaknya pendidik yang merasa jenuh karena kegiatan belajar mengajar tidak bisa dilakukan secara langsung. Di sisi orang tua, kesadaran hadirnya pendidik secara langsung di sekolah adalah pekerjaan yang tidak mudah jika orang tua yang menggantikan posisi para guru selama belajar dari rumah.
Berdasarkan studi kasus ditemukan bahwa sebagaian orang tua merasa kesusahan ketika harus mendampingi anak-anaknya semasa pembelajaran dilakukan secara daring. Penyediaan waktu, perhatian, hingga fasilitas belajar siswa di rumah membuat orang tua harus pandai mengatur waktu dan tenaga dalam mendampingi anak. Beberapa kendala dan masalah yang dihadapi baik secara teknis maupun keadaan mental para siswa menyadarkan kita semua, bahwa penting bagi pihak sekolah dan orang tua bekerja sama, berkomunikasi, serta menjalin inovasi dalam menyikapi berbagai karakter yang dimiliki masing-masing siswa. Besar harapan, pelatihan ini menjadi langkah yang baik bagi semua pihak dalam usaha memaksimalkan peran serta proses kegatan belajar mengajar di tengah-tengah pandemi. Zelo zelatus sum pro Domino Deo exercituum (“Aku bekerja segiat-giatnya bagi Tuhan, Allah semesta alam”, 1 Raja-raja 19:10)
Viva Dempo!