Saint Albert Festival “Pesta Rakyat 2025”

Oleh: Marselinus Leonel Krishantoro XI-A.1/22

Setiap tahun, suasana DEMPO selalu dipenuhi harapan dan semangat baru. Di tengah rutinitas belajar dan berbagai aktivitas sekolah, ada satu momen yang selalu dinantikan oleh seluruh Dempoers. Momen itu mengingatkan kita bahwa DEMPO bukan hanya tempat menimba ilmu, melainkan ruang untuk tumbuh bersama, berkarya, dan merasakan kebanggaan sebagai bagian dari keluarga besar DEMPO. Memasuki tahun ke-89 perjalanan DEMPO, tradisi perayaan ini kembali hadir dalam bentuk kegiatan Pesta Rakyat. Dalam suasana penuh kebersamaan ini, semangat DEMPO yaitu Doa, Egaliter, Melayani, Pekerja Keras, dan Optimis Penuh Harapan kembali ditegaskan sebagai fondasi yang menyatukan seluruh warga sekolah.
Tema yang diangkat pada tahun ini adalah “Sahityaning Loka, Kuncaraning Bangsa” yang berarti persahabatan yang baik akan membuat suatu bangsa menjadi besar. Tema ini dipilih untuk menegaskan kembali bahwa kebersamaan dan hubungan yang harmonis merupakan pondasi utama dalam membangun komunitas yang kuat dan baik dalam skala kecil seperti lingkungan sekolah, maupun dalam skala besar seperti kehidupan berbangsa.
Rangkaian kegiatan Pesta Rakyat tahun ini diawali dengan upacara bendera. Setelah itu dilanjutkan prosesi pemotongan kue oleh Kepala Sekolah SMA Katolik St. Albertus. Tradisi ini menjadi simbol sukacita dan rasa syukur yang setiap tahunnya selalu hadir mewarnai perayaan ulang tahun DEMPO. Setelah upacara pembuka, peserta didik kembali ke home class masing-masing untuk berganti pakaian serta mempersiapkan perlengkapan lomba. Perlombaan pertama yang menjadi sorotan adalah fashion show. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, fashion show tahun ini menantang para peserta untuk mengolah kain-kain sisa serta bahan bekas yang tidak terpakai menjadi kostum unik dan menarik.
Selain itu, ada berbagai fun games digelar untuk memeriahkan lapangan sekolah. Beberapa permainan seperti tarik tambang, oper air menggunakan gelas, estafet tali, menyusun gelas menjadi piramida, dan banyak permainan seru lainnya yang menjadi momen penuh tawa bagi para Dempoers. Setiap tim dituntut untuk bekerja sama, membangun strategi, serta saling mendukung. Di tengah riuhnya fun games, lomba mural berlangsung dari awal hingga akhir acara. Lomba ini diikuti oleh siswa-siswi kelas XI dan XII, yang ditantang untuk menghias dinding sekolah dengan karya seni yang selaras dengan tema “Sahityaning Loka, Kuncaraning Bangsa” yang menekankan persahabatan dan kebersamaan sebagai kunci kekuatan bangsa. Setiap coretan kuas yang terpampang di tembok sekolah menjadi simbol persahabatan, kerja sama, dan harapan yang tumbuh di sekolah ini.


