Webinar Empat Prinsip Berlian: Menguatkan profesionalisme Guru melalui Empat Prinsip Berlian Pengelolaan Kelas
Oleh: Veronika Widia Santika
Pada hari Rabu, 10 September 2025, Kanisius menyelenggarakan kegiatan Webinar dan Bedah Buku berjudul Classroom Management: Empat Prinsip Berlian melalui platform Zoom mulai dari jam 14.00–15.30 WIB. Kegiatan ini diikuti oleh guru dan praktisi pendidikan dari berbagai daerah yang memiliki ketertarikan untuk memperdalam pengetahuan mengenai strategi pengelolaan kelas. Narasumber dalam webinar ini merupakan penulis buku dari Classroom Management: Empat Prinsip Berlian.
Webinar berlangsung dengan lancar dan interaktif. Narasumber menyampaikan bahwa pengelolaan kelas tidak hanya terbatas pada penegakan aturan, tetapi juga merupakan pendekatan utuh untuk membangun suasana belajar yang kondusif. Buku “Classroom Management: Empat Prinsip Berlian” yang menjadi bahan pembahasan menekankan empat komponen utama, yakni membangun hubungan positif antara guru dan peserta didik, menetapkan aturan dan prosedur yang jelas, membiasakan rutinitas yang konsisten, serta memberikan penguatan berupa apresiasi maupun konsekuensi secara tepat.
Peserta memperoleh wawasan bahwa kemampuan profesionalisme sangat berkaitan dengan kemampuan membangun relasi harmonis serta konsistensi penerapan aturan sehari-hari. Melalui hubungan yang baik, peserta didik merasa lebih dihargai dan nyaman; melalui aturan yang jelas, tercipta ketertiban; melalui rutinitas, pembelajaran berjalan lebih efisien; dan melalui penguatan, perilaku positif dapat terus berkembang.
Diskusi yang muncul dalam sesi tanya jawab memperlihatkan antusiasme peserta. Banyak guru menyampaikan pengalaman serta tantangan mereka di kelas, sekaligus menyatakan bahwa materi yang diperoleh memberikan inspirasi baru untuk meningkatkan kualitas pengelolaan pembelajaran.
Sebagai peserta, saya merasakan bahwa webinar ini memberikan dorongan baru untuk lebih memperhatikan aspek hubungan dengan siswa. Selama ini, saya cenderung fokus pada aturan, namun lupa bahwa kedekatan emosional justru menjadi fondasi utama keberhasilan pengelolaan kelas. Saya juga tersadar bahwa rutinitas kecil, seperti menyapa siswa dengan hangat di awal pelajaran atau memberikan pujian sederhana, ternyata memiliki dampak besar terhadap suasana belajar di kelas. Prinsip penguatan pun membuka wawasan saya bahwa apresiasi tidak harus selalu berupa hadiah, melainkan bisa hadir dalam bentuk kata-kata, senyuman, atau pengakuan di depan kelas. Pengalaman mengikuti webinar ini membuat saya semakin percaya bahwa setiap guru tentu menghadapi dinamika kelas yang berbeda, tetapi empat prinsip berlian memberikan arah yang jelas untuk menemukan solusi. Saya merasa lebih siap untuk mencoba pendekatan baru di kelas dan berharap dapat menciptakan lingkungan belajar yang tidak hanya disiplin, tetapi juga menyenangkan dan bermakna bagi siswa.


