Ziarah Penutupan KKSD dan KBID ke Pertapaan Putri Karmel

Oleh: Rachel Michellia

Tim Pastoral Care SMA Katolik St. Albertus Malang mengadakan kegiatan yang dapat membantu siswa-siswi mempelajari spiritualitas dan kerohanian lebih dalam yaitu Kelompok Bina Iman Dempo (KBID) dan Kelompok Kitab Suci Dempo (KKSD). Kelompok Bina Iman merupakan kegiatan katekese bagi siswa-siswi kelas X untuk memperkaya khazanah iman dan membantu memperdalam penghayatan iman mereka sedangkan Kelompok Kitab Suci merupakan program yang dirancang untuk mengenalkan Kitab Suci Kelas XI dan membantu siswa-siswi tersebut untuk dapat belajar menjadi pembaca, pendengar, dan pelaku firman.
Dalam rangka mencapai kematangan dalam dimensi psikospiritual dan menjadi insan yang berbudi dan berhati, dilaksanakan kegiatan ziarah pada akhir semester genap oleh siswa-siswi kelas X dan XI. Ziarah adalah salah satu praktik sebagian besar umat beragama yang memiliki makna moral yang penting. Kegiatan ziarah ini bertempatan di Pertapaan Putri Karmel Ngadireso yang terletak di Desa Ngadireso, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Tempat ini dikenal oleh umat Katolik sebagai lokasi yang tenang dan mendukung suasana doa serta refleksi iman. Hal tersebut didukung oleh lingkungan yang sejuk, luas, dan jauh dari keramaian, menjadikannya tempat yang ideal untuk melaksanakan kegiatan bersama.
Tepat di tanggal 1 Mei 2026, kegiatan Ziarah ke Pertapaan Putri Karmel Ngadireso dilaksanakan. Rangkaian kegiatan dimulai dengan doa rosario dan dilanjutkan dengan misa. Siswa–siswi mengikuti rangkaian doa dengan khusyuk dan tenang. Kegiatan berikutnya adalah dinamika kelompok yang dilakukan dengan bermain Saint Albertus Rally Challenge. Permainan ini mengharuskan siswa-siswi mengumpulkan pertanyaan yang berkaitan dengan pembelajaran yang mereka diikuti dalam kegiatan KKSD dan KBID kemudian dijawab bersama kelompok masing-masing. Para siswa sangat berantusias karena semakin banyak pertanyaan benar yang dijawab. Dengan begitu, semakin banyak pula poin yang dikumpulkan.
Setelah permainan selesai, kegiatan ditutup dengan pembacaan pemenang dari Saint Albertus Rally Challenge. Berikutnya, para siswa makan siang bersama dengan penuh kehangatan. Kesan siswa–siswi kelas X dan XI selama mengikuti rangkaian kegiatan ziarah di Pertapaan Putri Karmel Ngadireso sangat menyenangkan dan bermakna karena kegiatan dilakukan di lingkungan baru di luar sekolah. Selain itu, dinamika kelompok yang mengajarkan kerja sama, konsentrasi, ketelitian, dan keikhlasan ketika belum mendapat kesempatan untuk menjadi juara. Hal itu berbuah makna yang melekat pada siswa-siswi peserta KBID dan KKSD.


