Hari Guru 2025 “Niskala”

Oleh : Nathanael Deren Erlianta XI-S.2/25
Selasa, 25 November 2025, menjadi hari yang paling membahagiakan bagi seluruh Bapak/Ibu Guru di Indonesia, terutama di SMA Katolik St. Albertus (DEMPO) Malang. Bagaimana tidak? Pada hari itu, seluruh Indonesia dan SMA Katolik St. Albertus (DEMPO) Malang merayakan hari guru, di mana kita mengenang dan menghargai serta mengapresiasi jasa para guru. Perayaan hari guru pada tahun ini mengusung tema “Niskala” yang bermakna kuat dan tangguh. Tema ini diusung agar para guru serta karyawan, selalu dikenang dengan jasa dan pengajarannya yang luar biasa, dan selalu kuat serta tangguh dalam mengatasi segala hal. SMA Katolik St. Albertus Malang juga turut berpartisipasi dalam merayakan hari yang spesial ini dengan mengadakan Acara yang spesial ini dengan penampilan band dan puisi dari siswa SMA Katolik St. Albertus (DEMPO) Malang serta beberapa cenderamata/kenang-kenangan untuk Bapak/Ibu Guru serta Karyawan berupa payung, terlihat beberapa langsung menggunakan dan memanfaatkan payung tersebut.
Penampilan band yang dimainkan oleh band “El alus” dan “Crimson” serta puisi oleh Prita Angelina Tyasputri menjadi hal yang spesial pada acara saat itu. Permainan band mengiringi dan memeriahkan acara tersebut. Adapun games dan sesi tanya jawab yang diberikan MC membumbui dan membakar atmosfer yang penuh kehangatan; senyum dan tawa para Bapak/Ibu guru dan karyawan serta Dempoers.
Di akhir acara, Br. Antonius Sumardi, O.Carm, mengajak Bapak/Ibu Guru yang merupakan lulusan alumni SMA Katolik St. Albertus Malang untuk maju ke depan dan sedikit sharing. Beliau mengharapkan seluruh peserta didik SMA Katolik St. Albertus Malang dapat menjadi citra yang baik di mata masyarakat luas. Kemudian, dilanjutkan dengan foto bersama lalu pembubaran para Bapak/Ibu guru serta Karyawan dan pengembalian peserta didik ke homeclass masing-masing. Adapun beberapa siswa kelas bersama guru-guru, melanjutkan foto yang penuh canda dan bahagia untuk merayakan hari guru. Ini menunjukkan bahwa cinta kasih kita pada guru, begitupun sebaliknya, yaitu sangat besar. dan akhirnya acara diakhiri dengan doa pulang. Hari Guru pada tanggal 25 November 2025 ini terasa begitu hangat, di mana kita semua menyaksikan salam dan senyum penuh kasih para guru dan Dempoers sehingga menciptakan hawa yang tenteram dan damai dalam hati. Para Dempoers juga sangat antusias, terlihat dari bagaimana mereka mempersiapkan hadiah yang mereka berikan dari hasil kerja keras bersama, seperti pemberian bucket bunga, kue dan lain sebagainya. Antusias dan kehangatan ini hendaknya selalu ada setiap hari, bukan hanya pada setiap Hari Guru nasional saja tetapi di momen-momen yang lainnya.


