Pemuda Berbudaya, Indonesia Bahagia

Penulis: Elfrado Dee Vernandacello XI-S.1/11
Satu abad Indonesia sudah di depan mata. Untuk menyongsong Indonesia Emas 2045, diperlukan pembentukan generasi muda yang berkarakter unggul, termasuk melalui jalan kebudayaan. Selain melalui kegiatan intra sekolah, SMA Katolik St. Albertus turut mengupayakan penguatan karakter budaya Dempoers dengan mengirimkan perwakilan siswa untuk mengikuti kegiatan budaya, salah satunya Atsanti Youth Camp (AYC) 2023.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Yayasan Atma Nusvantara Jati ini berlangsung di Borobudur, Magelang pada 12-15 Oktober 2023. Dibuka dengan upacara “Sedekah Bumi,” AYC mengenalkan generasi muda pada kearifan lokal yang berkembang di sekitar wilayah Borobudur. Berbagai aktivitas pun dilaksanakan dengan menyenangkan. Pertama, ada kegiatan “Jelajah Budaya” di mana peserta yang dibagi ke kelompok-kelompok menjelajahi area pedesaan dan berkenalan dengan berbagai permainan tradisional, seperti kelereng dan gasing.
Selanjutnya, sambil tur bersepeda, para peserta kegiatan mengunjungi berbagai lokasi UMKM lokal dan mencoba membuat gerabah tanah liat serta membatik. Kemudian, para peserta juga bekerja sama mengolah masakan-masakan khas daerah, seperti soto kemiri Kudus, ayam bakar bumbu Jawa, tahu tempe bacem, telur pindang, dan lain-lain. Sebagian peserta juga mengikuti proses tawar-menawar saat membeli bahan-bahannya di pasar tradisional.
Tak hanya muatan kebudayaan, banyak pula wawasan kebangsaan yang dibekalkan pada para peserta. Para peserta diajak untuk mengenal demokrasi serta pentingnya kesadaran generasi muda untuk masa depan bangsa. Selain itu, dengan permainan Ular Tangga Pancasila, peserta dilatih untuk mengenal Indonesia, mengedepankan kerja sama, dan mempertahankan persatuan.
Puncak kegiatan ini adalah ketika para peserta bersama-sama menjelajahi Candi Borobudur. Tak hanya berjalan-jalan dan berswafoto semata, para peserta menganalisis berbagai kisah yang terukir pada relief candi, serta menghayati segala nilai filosofis, agama, patriotis, dan sosialnya.
AYC 2023 ditutup dengan Pentas Nusantara Bahagia, di mana seluruh peserta dengan bangga dan meriah menampilkan berbagai kesenian dari Sabang sampai Merauke yang dibalut dengan semangat kebangsaan. Ada teater antropologi, tarian tradisional, tarian wayang kulit, lagu daerah, dan lain-lain.
Membina karakter generasi muda yang berbudaya sekaligus nasionalis tak semudah menjentikkan jari. Perlu ada sinergi dan motivasi yang tak berkesudahan dari seluruh lapisan masyarakat, terutama dari kaum muda sendiri. Semoga semangat nasionalisme yang berbudaya selalu berkobar di hati para Dempoers. Jayalah Indonesia, Viva Dempo!

Previous
Melayani dengan Sepenuh Hati dalam Pekerjaan: Retret Kelas XII Tahun 2023
Next


